Wednesday, 8 March 2017

1 Tewas, 2 Sekarat Lainnya Luka Berat

RINSEK: Iiilah dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan maut di Tanjung Sanai 2 kemarin siang. Foto: Arpan Radar Pat Petulai.
PUT RPP – Kondisi jalanan pada Selasa (7/3) benar-benar “panas”. Bagaimana tidak, dalam sehari terjadi dua kecelakaan yang menyebabkan jatuhnya 4 orang korban. Satu diantaranya tewas, dua sekarat dan satu lagi luka berat.

Peristiwa terbesar terjadi pukul 14.05 WIB di jalan umum Dusun Baru Desa Tanjung Sanai 2 Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong (RL). Dua sepeda motor jenis bebek beradu kambing. Antara sepeda motor yang dikendarai Roki Fioni (14) pelajar warga Desa Taba Tinggi Kecamatan Padang Ulak Tanding dengan motor yang dikendarai Wanto (40) berboncengan dengan Kamima (35) keduanya warga Desa Taba Padang Kecamatan Binduriang.

Akibat kejadian itu, Roki Fioni tewas di tempat. Sedangkan Wanto mengalami patah kaki dan tangan kanan, muka bagian kanan luka robek 5 jahitan, kepala bagian belakang luka lebam, kondisi saat ini koma. Sedangkan Kamima patah tangan kanan dan paha kanan terkilir namun dalam kondisi sadar.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK melalui Kapolsek PUT Iptu Jarkoni membenarkan kecelakaan maut tersebut. Begitu mendapat informasi, pihaknya langsung ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian. Setibanya di lokasi, motor korban masih berserakan di ruas jalan. Pihaknya langsung mengamankan dua unit sepeda motor dan mendata identitas korban.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan dari keterangan saksi mata diketahui jika motor yang dikendarai Roki Fioni melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Lubuklinggau. Sedangkan sepeda motor yang dikendarai Wanto berboncengan dengan Kamima dari arah Curup. Di ruas jalan yang lurus di Dusun Baru Desa Tanjung Sanai 2, Wanto hendak menyalip mobil. Saat itulah sepeda motor yang dikendarai Roki muncul dengan kecepatan tinggi. Braakkk kecelakaan tak bisa terelakkan. "Jenazah Roki langsung dibawa ke rumah duka, sedangkan Wanto dan Kamima masih dirawat di Rumah Sakit Sobirin Lubuklinggau," singkat Jarkoni.

Tabrak Lari


Nasib tragis juga dialami Veri Anjasman (17) warga Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu Rejang. Ia menjadi korban tabrak lari, Selasa (7/3) sekira pukul 08.15 WIB di jalan lintas Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur. Sepeda motor korban ditabrak pengemudi mobil Sedan Timor dari arah berlawanan. Usai menabrak korban mobil tersebut kabur. Oleh warga sekitar, korban dilarikan ke IGD RSUD Curup.

Menurut keterangan Sudarman (63) warga Kelurahan Talang Ulu, kejadian itu baru diketahui ketika terdengar suara sepeda motor terjatuh di jalan lintas dekat Masjid Al-Hikmah. Ia dan warga sekitar langsung mengangkat pelajar tersebut ke pinggir berikut sepeda motornya.

Saat ia mengangkat bagian kepala, darah segar keluar dari helm yang digunakan korban. Karena tidak ada yang kenal dengan korban, maka korban dilarikan ke rumah sakit. "Waktu kami angkat, posisi korban tertelungkup masih mengenakan helm, memang malamnya sebelum kejadian ada pohon tumbang dan sudah dibersihkan warga," ungkapnya.

Ia menambahkan lantaran tidak ada tanda pengenal setelah di IGD RSUD Curup barulah dicek ternyata ada kartu TO atas nama Veri Anjasman. Di dalam tas yang disandang korban berisi Al-Quran. Tampaknya korban kelas 3 SMAN 2 Rejang Lebong jika melihat baju batik yang dikenakan. "Aku dak tau kejadian persisnya sebab aku nengok korban lah tergeletak di aspal. Menurut informasi yang aku dapat, sepeda motor korban ditabrak mobil sedan Timor dari arah berlawanan dan pengemudi kabur," tuturnya.

Sementara itu, Kepala IGD RSUD Curup, dr Adi Cahya Kumara ketika ditemui di sela-sela memberikan penganan medis terhadap korban mengungkapkan jika melihat kondisi korban, ia mencurigai jika korban mengalami gegar otak berat akibat benturan keras. Tak hanya itu, ia juga mencurigai jika ada retak di tulang dasar tengkorak, perdarahan di otak, curiga retak di tulang leher dan mengalami patah lengan atas bagian kanan. "Korban harus dirujuk ke RSMY Bengkulu guna dilakukan CT scan agar perkiraannya tersebut bisa dibuktikan. Sebab RSUD Curup belum punya," ujarnya.  (wsa)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: 1 Tewas, 2 Sekarat Lainnya Luka Berat Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai