Wednesday, 22 February 2017

Soal Duit Renang, Dikbud Minta Sekolah Bikin Angket

HANAPI
CURUP RPP – Kisruh pungutan uang renang yang dialami murid SMPN 2 RL memaksa pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) turun langsung menyelesaikannya.

Kabid Pembinaan SMP Dikbud Rejang Lebong (RL), Hanapi mewakili Kepala Dinas Dikbud H. Nahdiyatul Hukmi, M.Pd didampingi pengawas SMP kemarin mendatangi langsung SMPN 2 RL guna mencari tahu duduk persoalan sekaligus mencari solusi penyesaian.

Setelah mendengar penjelasan dari guru bersangkutan dan pihak sekolah, Hanapi meminta kepada sekolah agar segera membuat angket untuk disampaikan kepada orangtua atau wali murid tentang pelaksanaan renang. Jika ada orangtua yang tidak mau anaknyamengikuti renang, bisa mengisi tidak ikut dengan alasannya masing-masing, atau begitu juga sebaliknya. "Jadi kita minta sekolah segera buat angket untuk wali murid, setuju atau tidak renang ini dilanjutkan," tegas Hanapi.

Lalu, jika memang ada wali murid yang masih menyetujui kegiatan ini dilaksanakan, anak-anak yang akan mengikuti renang jangan disuruh kumpul di skeolah atau tempat lain. Tetapi sesuai dengan komitmen sekolah, anak diantar jemput langsung ke rumah. Selain ini peraturan sekolah, kegiatan ini juga jangan sampai anak-anak mengaku kepada orangtua untuk renang ternyata tidak pergi renang.

Sementara itu, pembayaran untuk renang ini jangan dipaksakan sebab ini menggunakan dana pribadi siswa itu sendiri. Tetapi jika ektrakulikuler memang bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Selain membahas soal pungutan uang renang, dalam kesempatan itu juga diberi pembinaan terkait kesiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Mengingat pelaksanaan UN akan diselenggarakan beberapa bulan lagi, sehingga pihak sekolah diminta lebih mematangkan mental dan fisik anak. (ymr)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Soal Duit Renang, Dikbud Minta Sekolah Bikin Angket Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai