Friday, 24 February 2017

Sampah Masih jadi Masalah

MENUMPUK: Akibat tidak adanya tempat penampungan, sampah menumpuk di pinggir jalan dr Ak Gani Kelurahan Jalan Baru. Foto: Radar Pat Petulai.
CURUP RPP – Minimnya tempat penampungan sampah membuat masyarakat kebingungan saat akan membuangnya. Akibatnya tak jarang masyarakat terpaksa melakukan pengumpulan sampah di pinggir jalan. Seperti di kawasan Kelurahan Tempel Rejo. Lalu di samping kantor eks BPBD RL atau di kawasan jalan di Air Sengak Kelurahan Talang Rimbo Baru. Lalu di Kawasan dr Ak Gani di Kelurahan Jalan Baru dan Kelurahan Tunas Harapan.

Warni, warga Kelurahan Tempel Rejo mengatakan sampah terpaksa mereka kumpulkan di pinggir jalan karena kawasan ini tidak ada bak sampah dan kotak pengumpulan sampah. "Memang sempat ada bak sampah di depan SMA Muhamadiah ini, namun sekarang sudah tidak ada. Kontainer sampah ada di simpang korem, karena terlalu jauh, makanya dikumpulkan di pinggir jalan saja," kata Warni.

Sama halnya dengan Candra warga air sengak, menurut dia dahulunya di samping eks kantor BPBD ada bak sampah. Karena dianggap menggangu bak sampah dihancurkan. Makanya sekarang  masyarakat bingung hendak membuang kemana akibatnya lokasi ini menjadi lokasi pengumpulan sampah kembali. "Kita bingung mas mau buang dimana, terkadang banyak juga masyarakat membuang di sungai karena kebingungan membuang sampah dimana,” ujarnya.

Dikofirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) RL, Ir. Amran, M.Si Melalui plh Kabid Pengolahan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Andi Wijaya, ST mengagatakan penempatan bak sampah dan tong-tong sampah pernah beberapa kali dilakukan, namun banyak juga yang dihancurkan masyarakat, rusak dan hilang tidak tahu kemana. Kendati demikian, jika masyarakat membutuhkan bak sampah pihaknya siap memberikan. Namun desa atu kelurahan harus mengajukan ke DLH RL. (ben/ymr)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Sampah Masih jadi Masalah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai