Thursday, 16 February 2017

Rejang Lebong Kekurangan BBI

AKHMAD RIFAI
BALAI Benih Ikan (BBI) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi ikan sebagai upaya pemenuhan tingginya kebutuhan ikan. Namun di Kabupaten Rejang Lebong (RL), hal itu dirasa sulit dilakukan, mengingat RL hanya memiliki 4 unit BBI.

Dengan 4 unit BBI ini, produksi bibit ikan bermacam-macam jumlahnya. Misalnya saja BBI Dusun Baru dengan 1 juta benih selama setahun, BBI Rimbo Recap hanya 400 benih per tahun, BBI Babakan Baru hanya berkisar 600 bibit ikan per tahun, serta BBI Belumai yang saat ini hanya berkisar 800 bibit ikan dalam setahun.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan RL, Akhmad Rifai SP melalui Kabid Perikanan Aryanto mengatakan, dari sejumlah BBI yang ada di RL ini hanya mampu memenuhui kebutuhan di Kabupaten RL sebesar 20 persen, sedangkan 80 persennya masih dipenuhi dari luar. "Kita masih memasok ikan dari luar, belum lagi adanya penurunan hasil bibit di BBI Belumai yang saat ini menjadi 800 ekor dari sebelumnya 2.000 bibit ikan dalam setahun," kata Aryanto.

Masih minimnya jumlah BBI ini, kata dia, menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan ikan di Kabupaten RL. Idealnya, tambah Aryanto, setiap kecamatan memiliki 1 unit BBI. "RL ini memiliki 15 kecamatan, idealnya ada 15 BBI. Peluang usaha ikan masih sangat besar di RL, karena sampai saat ini kita baru bisa memenuhi 20 persen kebutuhan ikan masyarakat," tutup Aryanto. (ben)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Rejang Lebong Kekurangan BBI Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai