Thursday, 23 February 2017

Proyek Dirusak Tim dari Bappeda, Pemborong Gusar

Lantai rusak
CURUP RPP - Direktur CV. Panji Kasuma, Junaidi Basri gusar bukan kepalang. Pasalnya lantai gedung tennis indoor di Jalan S Sukowati yang baru selesai beberapa waktu lalu dirusak oleh tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) RL. Padahal proyek belum dilakukan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan.

Ia mengungkapkan, saat itu sebanyak 9 orang dari Bappeda datang dan langsung masuk ke dalam gedung tanpa izin dengan pihaknya selaku pelaksana kegiatan dan juga Bidang Cipta Karya Dinas PU selaku dinas teknisnya. Tiba-tiba pegawai Bappeda langsung mencongkel lantai lapangan dengan sepatu dengan alasan ada kayu. Tapi jumlah yang rusak mencapai 6 titik.
"Kita pertanyakan kapasitas Bappeda ke sini itu sebagai apa. Kalau memang alasannya karena ada kayu tidak mungkin sebanyak itu. Mereka juga masuk ke sini tidak ada izin sama sekali dengan kita. Inikan baru selesai saat itu, jadi karena dihentak pakai sepatu jadinya banyak yang retak dan pecah. Padahal untuk beli pasir Silica dan cat ini harus di Jawa," ketus Junaidi.

Padahal menurutnya, lantai seluruh lapangan itu tidak ada dalam RAB. Termasuk plafon tribun, plamir dinding, atap dan rangka baja sepanjang 40 meter persegi. Semua sumbangan dari pihak rekanan. "Tidak mungkin lantai lapangan ini kami cat di atas batu, di RAB tidak ada makanya saya lantai dan ini masih dikatakan tidak bisa dipakai. Saya sangat keberatan dengan tingkah Bappeda ini," lanjutnya.

Hal senada dikatakan oleh Kabid Cipta Karya, Hamzapari, ST saat ditemui di ruang kerjanya. Hamza membenarkan kedatangan pegawai Bappeda ke pembangunan gedung Tennis indoor itu tidak ada izin dengan pihaknya selaku pihak yang bertanggung jawab atas pembuatan gedung.
"Saya juga sangat menyesalkan hal itu, mereka tidak ada izin atau bahasanya ya assalamualaikum dengan kita yang punya rumahlah. Ini tidak, mereka nyelonong saja saat melihat pintu bangunan itu terbuka," tegas Hamza.

Kepala Bappeda RL, Ir. H. Zulkarnain, MT saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, kegiatan fisik dan non fisik milik pemkab memang selalu dicek oleh mereka. Jadi bukan hanya lapangan tennis indoor di Sukowati itu saja. Ia juga membenarkan bahwa pihaknya dengan menggunakan sepatu membuang kayu di dalam lantai itu hingga lantainya rusak.

Alasannya, dikhawatirkan ketika nanti digunakan untuk bermain tennis akan membahayakan pemain. "Kita di Bappeda ini dalam merencanakan pembangunan juga melihat aspek input, output dan manfaatnya. Jadi bukan maksud merusak, karena itu menjadi bahan perencanaan pembangunan kedepannya. Apa yang masih perlu diperbaiki. Karena tempat parkirnya juga belum ada nanti akan kita buatkan," bantah Zul.

Kini lantai lapangan yang rusak itu sedang dilakukan perbaikan oleh CV Panji Kasuma. Menambal bekas sepatu yang berlubang dan mengecatnya kembali. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Proyek Dirusak Tim dari Bappeda, Pemborong Gusar Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai