Thursday, 16 February 2017

Orang Meninggal Masih Dapat Jamkesda


CURUP RPP – Tampaknya data yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong (RL) terkait program berobat gratis untuk masyarakat belum sepenuhnya tepat sasaran dan perlu direvisi. Buktinya, masih ada warga yang sudah meninggal tapi masih dapat kartu jamkesda. Yakni almarhum Rizki warga salah satu desa di Kecamatan Curup Timur yang sudah meninggal sejak tahun 2015 lalu.

Bukan hanya jamkesda, penerima JKN KIS juga banyak yang rancu. Informasi dihimpun RPP, masih ada penerima KIS yang berasal dari keluarga mampu. Malah beberapa toke sayur juga termasuk didalamnya.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan RL H. Asli Samin, SKM, M.Kes mengatakan program berobat gratis itu datanya diperoleh dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos dan PMD) RL. Artinya data masyarakat calon penerima ini terlebih dahulu diverifikasi oleh Dinsos PMD baru kemudian diserahkan ke Dinkes.

Setelah itu, Dinkes menyerahkannya ke BPJS kesehatan untuk dimasukkan dalam BPJS atau Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), dengan fasilitas berobat kelas III. Seluruh biayanya ditanggung oleh pemkab menggunakan dana APBD yang telah diikat dengan MoU antara Pemkab RL dengan BPJS Cabang Curup.
"Kemungkinan saat pendataan dulu dia masih hidup, pas kartunya jadi sudah meninggal. Saya harap kalau ada warga yang meninggal agar dibuatkan akte kematiannya di Disdukcapil. Sehingga nanti di BPJS datanya bisa kita hapuskan, sehingga kita tidak membayar klaimnya setiap bulan sedangkan orangnya sudah meninggal," ungkap Asli Samin.

Sementara untuk warga yang memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari Pemerintah Pusat menurutnya data itu diambil dari data yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Diakuinya, memang ada kelemahan, dimana pendataan BPS ini masih banyak masyarakat miskin yang tidak terdaftar, sehingga mereka tidak mendapatkan fasilitas berobat gratis.

Sebagai solusinya, pemkab mengakomodir masyarakat miskin yang tidak dapat KIS ini melalui BPJS Kesehatan dan Jamkesda yang dibiayai sepenuhnya oleh Pemkab. "Kadang kasihan yang miskin tidak terakomodir, tapi yang kaya malah dapat KIS. Makanya kita akomodir menggunakan Jamkesda dan BPJS ini. Tidak ada  alasan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan layanan berobat gratis. Jika ada yang belum juga masuk Jamkesda dan BPJS bisa menggunakan SKTM," tandasnya. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Orang Meninggal Masih Dapat Jamkesda Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai