Sunday, 26 February 2017

Natan Sempat Koma, Melisa Belum Dioperasi

BELUM DIOPERASI: Melisa, bocah penderita jantung bocor masih dirawat di RS Harapan Kita, Jakarta.
CURUP RPP - Setelah gagal dioperasi karena ada kelainan genetik, Natan Fairel Afghori bayi berusia 2 bulan yang menderita Transposisi Grade Ateri (TGA) belum bisa pulang ke Rejang Lebong. Sebenarnya minggu lalu Natan sudah diperbolehkan pulang oleh dokter Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Tapi karena tidak memiliki ongkos, ia bersama keluarganya masih tertahan di Jakarta.

Perkembangan terbaru saat wartawan koran ini mengubungi ibunda Natan, Sri Suryani (36), Jumat (24/2), didapat informasi jika dokter kembali melarang Natan untuk dibawa pulang kerumahnya di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur. Karena pukul 13.00 WIB kemarin, Natan sempat koma selama 30 menit.

Hal ini membuat Sri dan suaminya gelisah dan bingung bukan kepalang. "Tadi dedek (Natan,red) nafasnya hilang 30 menit. Tapi kata dokter kalau sakit jantung memang seperti itu. Katanya biar di sini (RS Harapan Kita,red) dulu jangan dibawa pulang dulu," ungkap Sri dengan sesenggukan, menangis.
Tapi, dengan lebih lama tinggal di Jakarta, Sri juga semakin bingung karena persediaan uang untuk makan mereka semakin menipis. Belum lagi untuk membeli kebutuhan Natan dan juga oksigen jika nanti sudah dibawa pulang. Sedangkan ayah Natan sejak berada di Jakarta pada 24 Januari lalu tidak bekerja lagi.
"Ya selama disini tidak bekerja ayah Natannya om, tidak ada pemasukan tapi pengeluaran terus menerus. Tidak tahu nanti bagaimana untuk membeli tabung oksigen untuk dedek. Dia ini tidak bisa lepas dari tabung oksigen itu dan harganya sangat mahal. Bahkan belinya dimana di Curup itu kami tidak tahu," ujarnya.

Sementara Melisa (10), bocah penderita bocor jantung anak dari Erna Juwita (46) warga Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur yang berobat dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kini sudah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta sejak sepekan terakhir.

Namun, saat dihubungi melalui ponselnya Jumat (24/2) siang, pendamping Melisa, Met Redi mengatakan, Melisa baru saja selesai melakukan kontrol kesehatan tahap I. Setelah sebelumnya pihak rumah sakit sudah melakukan rongen terhadap kondisi jantung melisa. Dari keterangan dokter yang menangani Melisa, Met Redi mengatakan bahwa Melisa memang menderita jantung bocor.

Akan tetapi, secara fisik kondisi Melisa masih cukup baik. "Sekarang dia sudah diberikan obat dari rumah sakit dan selalu diminumnya. Jadi sudah lumayan kuat badannya. Tinggal nanti kontrol lagi hari kamis minggu depan. Kita masih berada di sini sambil menunggu hasil diagnosa dokter lebih lanjut mengenai penyakitnya," ungkap Met Redi.

Mereka juga belum tahu kapan Melisa akan menjalani operasi terhadap jantungnya. Karena setelah beberapa kali cek up ini nanti pada Juni mendatang Melisa juga harus kembali cek up kesehatannya di rumah sakit jantung ini.

Saat ini, mereka menginap di sebuah rumah singgah milik warga Lampung yang lokasinya hanya berjarak sekitar 100 meter dari RS Harapan Kita. Sehingga mereka cukup dengan berjalan kaki untuk sampai di rumah sakit. Tentu hal ini bisa menekan biaya operasional mereka selama ada di ibukota.
Harga sewanya pun cukup murah, hanya Rp 5 ribu per kepala. "Alhamdulillah ada lokasi untuk kami menginap di sini dan harganya sangat-sangat murah. Akan tetapi untuk mengantisipasi biaya operasi Melisa nanti jika ada dermawan yang akan membantu kami masih sangat mengharapkannya," tandasnya.(yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Natan Sempat Koma, Melisa Belum Dioperasi Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai