Friday, 17 February 2017

Mengikuti Prosesi Kedurei Agung di Desa Lubuk Kembang (habis)

Berharap Limpahan Rejezi Dijauhkan dari Malapetaka
 
RITUAL ADAT: Pembakaran kemenyan serta menyampaikan tujuan merupakan salah satu rangkaian prosesi Kedurei Agung.
SETELAH acara seremonial pembukaan berupa kata-kata sambutan, acara inti Kedurei Agung pun dimulai. Dipimpin oleh M. Adensyah, prosesi diawali dengan mengundang para leluhur dengan membakar kemenyan. Berikut lanjutannya.

BENI ARDIANSYAH, Curup Utara

Selanjutnya pemimpin Kedurei Agung menyampaikan maksud dan tujuan dari digelarnya prosesi ini. Seperti meminta limpahan rezeki dari hasil bumi desa setempat. Kemudian meminta dijauhkan malapetaka dan serta meminta maaf jika ada kesalahan seperti orang yang hamil di luar nikah yang tidak diketahui dan kesalahan lainnya dari seluruh masyarakat Lubuk Kembang.

Acara sakral ini berlangsung selama hampir 1 jam dan menggunakan bahasa Rejang. Setelah inti acara, disambung dengan doa yang disampaikan imam setempat yang dilanjutkan dengan makan bersama masyarakat desa. Sementara berbagai sesaji yang disiapkan sebelumnya dibagikan kepada pemangku adat dan pemangku kepentingan di desa.

Acara belum selesai, sebab setelah itu dilanjutkan dengan pemercikan darah kambing dan ayam tiga warna ke sekeliling desa yang bertujuan membersihkan desa. "Inilah yang dikatakan cuci kampung atau desa dimana kesalahan-kesalahn yang diperbuat untuk bisa dibersihkan dan dalam adat Kedurei agung ini pula kita meminta kepada Allah SWt atas tujuan acara ini," kata Adensyah.

Bungkusan dalam keranjang yang akan dibagikan ke setiap penduduk desa ini dilakukan agar setiap kepala keluarga bisa melanjutkan tujuan-tujuan dari kedurei agung. Bungkusan diletakkan di atas pintu rumah setiap penduduk. Acara yang berlangsung setiap tahun ini dipercaya bisa mewujudkan semua yang telah disampaikan dan adat asli Rejang ini akan terus diselenggarakan sebagai wujud menjaga adat istiadat. (**)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Mengikuti Prosesi Kedurei Agung di Desa Lubuk Kembang (habis) Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai