Friday, 10 February 2017

Hadiri Hajatan Tetangga, Calvin Dibawa Pulang

Calvin
CURUP RPP - Calvin, seorang bocah berusia 9 bulan warga Desa Tanjung Sanai II Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong (RL) yang menderita gagal hati akhirnya dibawa pulang oleh keluarganya, Rabu (8/2).

Bukannya sudah sembuh, tetapi Calvin dibawa pulang keluarganya dengan alasan bakal menghadiri pesta atau hajatan di rumah tetangganya. Padahal bocah malang tersebut belum dioperasi sama sekali terkait penyakitnya tersebut.

Hal ini dikatakan oleh koordinator Tenaga Kerja Sukarela Kecamatan (TKSK) Junaidi didampingi anggota TKSK yang mendampingi Calvin, Meni Azizah. Menurut Meni, saat ini ia bersama Junaidi masih berada di Jakarta untuk menyelesaikan seluruh administrasi Calvin selama di Jakarta. Sedangkan Calvin bersama kedua orangtuanya sudah pulang lebih dahulu kemarin.

Padahal sebelum dioperasi seharusnya Calvin melakukan beberapa tahapan medis oleh dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Salah satunya adalah meningkatkan daya tahan tubuhnya, serta mengurangi cairan yang ada di dalam hatinya. "Jadi Calvin sudah pulang, kemarin kita antarkan sampai bandara. Kalau kami sekarang sedang di Kementrian Sosial untuk menjelaskan kepada kementrian bahwa Calvin dibawa pulang dahulu dan nanti akan dibawa lagi ke Jakarta. Termasuk ke yayasan Pejuang Hati yang bakal memberi Calvin bantuan biaya pengobatan," ujar Meni.

Padahal, menurut Meni untuk pengobatan Calvin ini sudah tidak ada permasalahan dana lagi. Karena biaya pengobatan sebanyak Rp 700 juta sudah ditanggung oleh Yayasan Pejuang Hati, Jakarta. Termasuk mess untuk mereka tinggal selama di Jakarta untuk operasi Calvin.

Meni juga mengatakan bahwa ia sudah mengusulkan bantuan dana ke Kemensos senilai Rp 50 juta. Namun sampai sekarang belum diketahui berapa bantuan yang akan diberikan oleh kementerian sosial itu. "Kita sudah buatkan surat pernyataan dengan keluarganya kalau dalam 15 hari kedepan tidak ada kejelasan apakah bersedia atau tidak bapaknya dicangkok hatinya untuk Calvin. Maka kami akan meminta maaf ke Kemensos dan yayasan itu bahwa Calvin tidak jadi di operasi. Karena kalau sudah urusan keluarga kami tidak bisa memaksakan kehendak orangtuanya," cetusnya.

Jika memang nantinya Calvin tidak jadi dioperasi, karena dana tersebut sudah pasti ada senilai Rp 700 juta. Maka TKSK berencana untuk meminta izin dengan yayasan agar bantuan itu dialihkan dengan warga RL lainnya yang benar-benar mau berobat dan bersedia untuk dibantu. "Masih banyak yang membutuhkan bantuan seperti ini, mudah-mudahan apa yang sudah kita perjuangkan selama ini tidak ada yang sia-sia untuk kesembuhan Calvin," pungkas Meni.(yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Hadiri Hajatan Tetangga, Calvin Dibawa Pulang Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai