Monday, 27 February 2017

Dijemput Yudi, Natan Gagal Dibawa Pulang

Yudi saat menjenguk Natan di RS Harapan Kita, Jakarta.
CURUP RPP - Kabar tidak adanya biaya bagi Natan Fairel Afghori, bocah berusia 2 bulan yang menderita Transposisi Grate Ateri (TGA) untuk pulang ke kampung halamannya di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur setelah gagal dioperasi di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta, direspon langsung oleh H Andrian Wahyudi SE, putra sulung Bupati Rejang Lebong DR HA Hijazi SH M.Si.

Yudi tiba di RS Harapan Kita Jakarta pada Sabtu (25/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB, dan langsung menuju Lantai VII dimana Natan menjalani perawatan. Setelah melihat kondisinya, Yudi langsung berkoordinasi dengan Kabid Pelayanan RSUD Curup untuk menyiapkan penjemputan di Bandara Fatmawati Bengkulu.

Ketua KONI RL itu juga langsung menghubungi pihak maskapai Garuda Indonesia Airways (GIA) untuk booking penerbangan yang dilengkapi dengan tabung oksigen guna menyuplai oksigen Natan selama mengudara. Sekitar pukul 21.30 WIB, barulah Yudi dapat bertemu dengan dokter yang menangani Natan, yakni dr Hari.

Yudi meminta keterangan terkait kondisi Natan kepada dr. Hari
Sayangnya, dari penjelasan dokter saat itu, Natan belum bisa dibawa pulang. Jika dipaksakan, dan terjadi sesuatu hal terhadap Natan, maka pihak RS Harapan Kita enggan bertanggung jawab, karena kondisi Natan memang tidak stabil. Terlebih Natan sempat kehilangan nafas dan koma selama 30 menit pada Jumat (24/2) siang. "Kata dokter, asupan oksigen di tubuh Natan itu hanya 18 persen, padahal untuk manusia normal itu ada 95 persen pasokan oksigen. Jadi penyakitnya ini memang sangat komplek sehingga dokter masih menyarankan agar Natan tidak dibawa pulang dulu. Di sini Natan masih disuplai asupan obat," ungkap Yudi.

Mantan Ketua DPRD RL periode 2004 - 2009 itu menjelaskan, dari informasi yang diperolehnya dari dr Hari, ada satu kode DNA Natan yang hilang. Sehingga menyebabkan banyak penyakit yang menderanya, seperti pembuluh darah di jantung yang terbalik, terjadi kebocoran pada jantung, dan ada gangguan pada paru-parunya.

Kalau hanya pada jantung yang bermasalah, besar kemungkinan pihak RS Harapan Kita sudah mengambil tindakan operasi, karena bisa dilakukan cangkok jantung. Yudi juga mengaku sudah memberitahu Sri Suryani (ibunda Natan), agar memberitahu dia jika Natan sudah diperbolehkan pulang, agar dilakukan penjemputan.
 "Jadi saya akan selalu minta informasi dari dokter yang menanganinya, kalau sudah stabil nanti akan kita jemput lagi ke sini," pungkas Ketua DPD Golkar RL itu. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Dijemput Yudi, Natan Gagal Dibawa Pulang Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai