Tuesday, 3 January 2017

Stroberi Petik Sendiri, Diminati Wisatawan Lokal Hingga Mancanegara

“Sensasinya itu Lho, Luar Biasa!”



PETIK STROBERI: Lesti dan rekan-rekannya saat merasakan sensasi memetik sendiri buah stroberi langsung dari kebunnya. Foto: Bambang Radar Pat Petulai.
MEMETIK sendiri buah stroberi langsung di kebunnya menjadi salah satu aktifitas yang paling ingin dilakukan para pelancong saat berkunjung ke Rejang Lebong. Tak heran, saat libur tahun baru kemarin, jumlah orang yang berwisata ke kebun stroberi meningkat drastis.

BAMBANG TRIYONO , Selupu Rejang

Satu hamparan kebun stroberi seluas setengah hektar di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang kemarin tampak ramai. Lokasinya yang sedikit berada di tebing membuat hamparan tanaman stroberi dengan buah-buahnya yang memerah begitu indah. Di sanalah para wisatawan bisa melakukan aktifitas memetik sendiri buah stroberi langsung dari kebunnya. Selain memetik stoberi, tak sedikit pula pengunjung yang selfie-selfie di antara tanaman stroberi.

Untuk bisa menjangkau ke dalam kawasan kebun, kita harus melalui pintu masuk dengan membayar biaya yang relatif murah. Wulan (22) dan Didi (25), dua petugas jaga mengungkapkan untuk masuk dan memerik buah stroberi, satu orang dewasa dikenakan tarif Rp 10 ribu sedangkan anak-anak Rp 7.500 per orang. “Dua tahun lalu kebun ini hanya satu patok, tapi sekarang sudah berkembang hingga setengah hektar. Ini karena jumlah pengunjungnya terus meningkat,” ujar Didi.

Buah stroberi yang bisa dibeli dengan cara dipetik sendiri ini ternyata hanya ada di Kabupaten Rejang Lebong terkhusus di Kecamatan Selupu Rejang. Karenanya ribuan pengunjung dari berbagai daerahpun berdatangan. Bahkan sensasi memerik sendiri buah stroberi ini sampai menarik minak sejumlah wisatawan asing. “Beberapa waktu lalu ada pengunjung asal luar negeri. Mereka dari Hongkong, Singapura, Arab Saudi, Australia, Vietnam, Italia dan Amerika,” ungkapnya.

Karena tingginya minat masyarakat, maka tak ada hari libur bagi Didi dan Wulan. Setiap hari mereka selalu menjaga pintu masuk demi melayani pengunjung. Kecuali saat buah stroberi yang masak sudah habis, baru mereka menutup lokasi. Aktifitas pengunjung baru dibuka lagi esok harinya setelah ada buah stroberi yang matang. “Hampir setiap hari ada buah yang matang. Sebab tidak semua buah tumbuh dan besar dalam waktu bersamaa. Dalam satu barang ada yang masih dalam bentuk bakal buah, ada juga buah yang belum matang. Jadi tinggal bergantian  saja ,” jelasnya.

Salah seorang pengunjung, Lesti (24) asal Bengkulu Utara kepada wartawan mengaku sengaja datang dari jauh karena penasaran ingin merasakan sensasi memetik sendiri buah stroberi. Selama ini ia hanya mendengar cerita saja mengenai keseruan memerik stroberi langsung di kebun. 
"Kami dari Bengkulu Utara datang kemaren sore sengaja untuk memetik stroberi di sini, sebab di daerah kami tidak ada kebun stroberi. Apalagi beda sekali membeli di supermaket dengan datang langsung ke kebun stroberi. Sensasinya itu lho, luar biasa. Di sini juga kita bisa foto-foto untuk eksis di medsos," ujar Lesti diamini rekan-rekannya.

Namun perlu diingat, ada beberapa aturan yang dibuat pihak pengelola bagi para pengunjung. Diantaranya saat di dalam kebun, hanya boleh mencicipi 8 buah stroberi dengan cara dipetik sendiri. Pemetikan hanya diperbolehkan untuk buah yang sudah merah (matang) dan siap disantap. Dalam pemetikan tidak boleh ditarik dan dilarang untuk menginjak bedengan batang stroberi.

Buah stroberi yang ada di kebun ini juga aman untuk langsung disantap. Sebab jarang sekali diberi pestisida atau racun hama. Untuk mengakali hama yang menyerang buah stroberi seperti serangan keong, semut dan kutu buah, pihak pengelola melakukan cara dengan memberikan pelet yang dilumeri racun diletakkan di  dekat batang. Sehingga tidak sampai mempengaruhi kualias buah. "Kami sengaja suguhkan yang terbaik kepada pengunjung, dengan tidak meracun buah stroberi sehingga buah tumbuh secara alami dan aman dikonsumsi," ujar Didi sembari kembali melayani para pengunjung yang berdatangan. (**)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Stroberi Petik Sendiri, Diminati Wisatawan Lokal Hingga Mancanegara Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai