Sunday, 1 January 2017

Malaria Meningkat Tajam, DBD Turun Sedikit

Nunung Tri Mulyanti
CURUP RPP - Tahun 2016 ini Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong (RL) mencatat ada peningkatan pada kasus penderita penyakit malaria. Jika pada tahun 2015 hanya ada 7 kasus malaria, tahun 2016 ini meningkat tajam menjadi 68 kasus. Peningkatan ini terjadi di wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding, Binduriang dan Kecamatan Kota Padang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) RL, H. Asli Samin, SKM, M.Kes melaui Kabid Pencegahan, Pemberantasan Penyakit, dan Penyehatan Lingkungan (P3PL), Nunung Tri Mulyanti, SKM, MM, mereka sudah melakukan langkah-langkah pencegahan.
"Kita sudah turun langsung ke lapangan beberapa minggu lalu dengan tim dari Kemenkes ke lokasi yang mengalami peningkatan penderita malaria ini. Alhamdulillah sudah berhasil kita tangani. Kita harapkan masyarakat disana menggunakan langkah pencegahan terhadap gigitan nyamuk seperti  menggunakan kelambu saat tidur dan menjaga kebersihan lingkungan," kata Nunung.

Berbeda dengan malaria, ternyata kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten RL tahun 2016 ini cenderung mengalami penurunan. Jika pada tahun 2015 sebanyak 219 kasus, tahun 2016 ini hanya terdapat 212 kasus. Mayoritas penderita DBD ini terdapat di sekitar Kota Curup atau pada kawasan pemukiman yang padat penduduk.

Untuk menghindari adanya ledakan kasus DBD pada 2017 mendatang, Nunung mengimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan menggalakkan 3M plus. Seperti menguras, menutup dan mengubur potensi sarang nyamuk Aedes Aigepty serta menghindari gigitan nyamu Aedes itu sendiri.
"Kuncinya untuk DBD ini pada medium Januari sampai Maret nanti, kalau pada musim pancaroba itu kita minim kasus. Maka selamatlah RL untuk tahun 2017 nanti dari maraknya kasus DBD ini. Tentu itu semua memerlukan peran serta masyarakat," ujarnya. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Malaria Meningkat Tajam, DBD Turun Sedikit Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai