Monday, 2 January 2017

Malam Pergantian Tahun 2017 di Rejang Lebong

Sepi, Tanpa Pesta dan Kembang Api


JOGET: Salah seorang biduan tengah menghibur pengunjung pesta malam tahun baru di Lapangan Setia Negara.
JIKA daerah lain merayakan malam pergantian tahun dengan pesta, euforia dan kesenangan. Tidak dengan Kabupaten Rejang Lebong. Pada perayaan malam tahun baru kali ini, pemkab hanya menggelar kegiatan sederhana. Kondisi Kota Curup pun sedikit lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Buyono, Curup

Sabtu (31/12) merupakan hari terakhir di tahun 2016 masehi. Siang itu, cuaca terasa panas terik dengan suhu diatas 30 derajat celsius. Kendati demikian, terjadi kepadatan arus lalu lintas di sepanjang jalan lintas Curup - Lubuklinggau dan di jalan protokol seperti jalan Merdeka, MH Thamrin dan jalan Soedirman.

Kendaraan - kendaraan yang melintas kebanyakan datang dari luar daerah. Ini terlihat dari nomor polisi kendaraan yang didominasi dari wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Bandar Lampung dan Jakarta. Ternyata, Kota Curup hanya perlintasan. Sebab mayoritas tujuan mereka adalah Kota Bengkulu untuk menghabiskan malam pergantian tahun.

Kondisi berubah saat malam menjelang. Suasana lalu lintas di Jalan Merdeka Pasar Tengah yang siangnya ramai oleh lalulalang kendaraan dari luar, sekitar pukul 20.03 WIB masih terlihat lengang. Jalanan hanya dipadati oleh penjual terompet dengan beberapa orang pembelinya.

Salah seorang warga yang tengah mengantarkan anaknya membeli terompet di depan Pasar Bang Mego mengakui malam pergantian tahun ini terasa lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Padahal cuaca sangat cerah, bahkan suhu di Kota Curup lebih panas dibandingkan malam-malam biasanya. Pada malam pergantian tahun ini suhu di sekitar Kota Curup mencapai 23 derajat celsius. "Sepi mas, biasanya jalan ini macet sulit untuk dilewati," kata Derian (30).

Pusat keramaian malam itu hanya ada di Lapangan Setia Negara. Di sana pemkab menyediakan pesta rakyat dengan hiburan Organ Tunggal lengkap dengan satu orang singernya. Tidak ada artis ibukota yang ditampilkan untuk menghibur masyarakat yang datang.

Meskipun mampu memberi sedikit hiburan, namun pesta itu masih seperti bukan sebuah pesta malam tahun seperti biasanya. Apalagi tidak ada pesta kembang api sehingga suasana terasa kurang meriah. Bangku yang disediakan oleh panitia di atas panggung juga terlihat kosong. Hanya ada beberapa pejabat saja yang datang. Seperti Camat Kota Padang, Sekretaris BKD RL, Camat Curup dan Kasubag Humas Setdakab RL. Sedangkan puluhan kursi dibelakangnya terlihat kosong.

Camat Curup, Noviansyah, S.STP, M.Si mewakili Bupati Rejang Lebong (RL) DR. (HC) H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si mengatakan malam pergantian tahun cukup diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan tidak mubazir. Itulah yang mendasari bahwa kegiatan malam ini digelar sesederhana mungkin.
"Malam ini kita berikan hiburan rakyat, namun tetap jaga ketertiban. Mari kita ciptakan Kabupaten RL sebagai Kota Pendidikan, Pariwisata dan religius," kata Camat yang baru dilantik Rabu (29/12) lalu itu.

Pesta terus berlanjut hingga pukul 00.30 dengan jumlah pengunjung yang tidak terlalu ramai lagi. Setelah itu seluruh kegiatan bubar dan masyarakat pulang dengan tertib. Sedangkan suasana sepi di sekitaran pasar dalam Kota Curup sudah kelihatan sepi sejak pukul 22.30 WIB, begitu juga di sepanjang jalan-jalan protokol. Hanya terlihat beberapa masyarakat merayakan tahun baruan dengan keluarganya di halaman rumah mereka. Mereka terlihat membakar jagung, membuat sate ayam dan juga ayam panggang kemudian dimakan bersama-sama. Ada juga yang sengaja menggelar hiburan rakyat dengan hiburan Organ Tunggal.

Kini, pesta pergantian malam tahun baru telah berakhir, semua berharap tahun 2017 akan selalu lebih baik untuk seluruh hal dibanding tahun-tahun yang telah dilewati. Saatnya kita menyongsong masa depan dan harapan di tahun 2017. Selamat Tahun Baru 2017. (**)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Malam Pergantian Tahun 2017 di Rejang Lebong Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai