Wednesday, 11 January 2017

Lima Petugas Jaga Diperiksa

BAMBANG
CURUP RPP – Kaburnya Jumno (19) warga binaan Lapas Klas II A Curup langsung ditindaklajuti oleh pihak lapas dengan membentuk tim investigasi. Tim ini dibentuk untuk mengungkap dugaan keterlibatan oknum petugas dalam membantu kaburnya Jumno.

Kalapas Curup, Iwan Amir, Bc.Ip, SH, M.Si melalui Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Bambang Suryanto, A.Md Ip, SH mengungkapkan saat ini tim investigasi sedang bekerja. Dan sejauh ini sudah ada lima petugas jaga yang diperiksa. Mereka yang diperiksa ini adalah petugas jaga pada hari kaburnya Jumno.  "Sesuai petunjuk Kakanwil Kemenhumham dan aturan dispilin pegawai, jika ada oknum petugas jaga terlibat, akan kita kenakan sanksi berat," tegasnya.

Bambang melanjutkan saat ini para petugas jaga dan pengamanan yang piket saat itu masih dalam pemeriksaan secara estapet. Tim investigasi yang melakukan investigasi ini terdiri dari lima orang yang memiliki kapasitas melakukan penyidikan secara netral. Meski berasal dari internal Lapas, namun ia memastikan tim tetap akan bekerja secara profesional.
“Apapun hasilnya nanti akan diserahkan ke Kakanwil. Saya tidak tahu hasilnya seperti apa nantinya, sebab tim sendiri yang akan melaporkan langsung ke pimpinan," ujar Bambang.

Selain melakukan pengusutan secara internal, upaya penangkapan terhadap Jumno juga terus akan dilakukan. Informasi sementara, anggota yang memburu Jumno hingga ke Surolangun Jambi belum membuahkan hasil. "Kita tidak akan berhenti. Hingga ke ujung duniapun akan kita kejar, baik siang hari maupun malam hari tim pemburu akan terus melakukan penyisiran. Makanya kita minta Jumno menyerahkan diri saja secara baik-baik," pintanya.

Disisi lain, pasca kaburnya Jumno, pihak lapas juga sudah memperbaiki pintu yang dirusak Jumno dengan baja dan dilapisi terali. Hal ini guna mengantisipasi ada warga binaan lainnya yang turut memanfaatkan situasi. Disisi lain, pihaknya juga memerintahkan anggota untuk lebih meningkatkan kinerja dan selalu memantau perkembangan warga binaan yang beraktivitas di dalam lapas.
"Saya harap kejadian ini menjadi yang terakhir kalinya di lapas Curup. Meski kekurangan jumlah personel jaga, jangan menjadi alasan untuk bekerja malas-malasan. Terus tingkatkan kinerja, lakukan pendekatan dengan warga binaan secara profesional," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah seorang napi kasus narkoba dan curas, Jumo (19) yang mendiami blok J berhasil melarikan diri. Jumno kabur Jum'at (6/1) setelah memanfaatkan kelengahan petugas. Saat seluruh petugas dan penghuni lapas sibuk untuk bersiap salat Jumat, Jumno menyelinap ke bagian belakang. Ia memanjat dinding, naik ke atap dan menjebol pintu pos jaga yang sudah lapuk dan hanya dilapisi seng. Setelah itu Jumno melompat dari pagar setinggi lebih kurang 6 meter dan kabur. Kaburnya Jumno baru diketahui sekira pukul 16.00 WIB saat petugas mengabsen seluruh warga binaan. Saat mengabsen di Blok J, barulah diketahui ternyata Jumno sudah tidak ada.

Puluhan petugas lapas berhamburan mencari keberadaan Jumno di dalam kompleks lapas. Namun hingga pukul 19.00 WIB, Jumno tetap tidak berhasil ditemukan. Petugas baru menyadari jika Jumno sudah berhasil kabur dari lapas setelah melihat pintu menuju pos C sudah jebol. (wsa)


  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Lima Petugas Jaga Diperiksa Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai