Sunday, 8 January 2017

Hijazi: RS Dua Jalur tak Mengubah Batas Wilayah

AHMAD HIJAZI
KEPAHIANG RPP – Tidak lama lagi rumah sakit Curup di jalan dua jalur Kelurahan Durian Depun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang bakal dimanfaatkan. Terkait hal ini, Bupati RL, DR (HC) H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si memastikan tidak akan ada masalah.
"Tidak ada permasalahan sama sekali. Baik rumah sakit dua jalur maupun rumah dinas (Rumdin) yang pernah di tempat Sekkab Kepahiang. Pada prinsipnya sama saja. Karena saya sendiri pelaku sejarah terhadap kedua aset tersebut. Saya yakin tidak akan terjadi perselisihan antara Rejang Lebong dengan Kepahiang," tegas Hijazi saat diwawancarai usai menghadiri paripurna istimewa peringatan HUT Kabupaten Kepahiang ke-13, Jumat (6/1).

Ia menjelaskan, rumah sakit dua jalur hanya sekedar untuk dimanfaatkan saja. Tidak akan mengubah batas wilayah. Karena itu Hijazi mengajak seluruh elemen masyarakat melihat dari sudut pandang azas manfaatnya saja, jangan kepada persoalan tapal batas. “Itu bukan urusan kita melainkan pemerintahan pusat dan kitapun tidak akan pernah menyinggung batas wilayah. Sekali lagi rumah sakit itu hanya untuk dimanfaatkan saja agar berdampak positif bagi masyarakat. Hijazi itu bukan milik Rejang Lebong, Dayat juga bukan milik Kepahiang. Tujuan kita sama-sama ingin membangun daerah," tegasnya.

Pernyataan senada disampaikan Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM. Ia menilai, pemanfaatan rumah sakit dua jalur oleh Pemkab RL pasti berdampak terhadap perkembangan kabupaten Kepahiang di masa mendatang. "Perekonomian masyarakat akan meningkat, karena di sekitar rumah sakit nantinya bisa didirikan warung makan ataupun restoran," kata Dayat.

Di samping itu, masyarakat Kepahiang juga tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berobat. "Jadi kita bukan bicara soal kepemilikan, tapi lebih mengarah pada pemanfaatan dan dampaknya bagi masyarakat," demikian Dayat. (ton)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Hijazi: RS Dua Jalur tak Mengubah Batas Wilayah Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai