Friday, 6 January 2017

Bunga Bangkai Mekar di Pusat Perkantoran

Jadi Lokasi Selfie Hingga Tempat Penelitian

 
SELFIE: Dua pegawai tengah berselfie ria di dekat bunga bangkai. Foto: Buyono Radar Pat Petulai.
BUNGA Bangkai yang memiliki nama latin Amorphophallus Titanum mekar di komplek perkantoran jalan S Sukowati, Curup. Keberadaan bunga langka ini sontak menjadi perhatian warga sehingga ramai dikunjungi. Seperti apa kehebohannya? Berikut laporannya.

BUYONO, Curup

HALAMAN kantor BKSDA Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Kamis (5/1) pagi mendadak ramai. Beberapa warga dan juga pegawai di perkantoran sekitar berduyun-duyun mengunjungi halaman BKSDA yang berada di samping kantor Badan Pusat Statistik (BPS) RL itu.

Selidik punya selidik ternyata ada bunga bangkai setinggi lebih dari 2 meter mulai mekar di sana. Dari kejauhan bunga yang terkadang berbau busuk sangat tajam ini sudah kelihatan karena tingginya melebihi tinggi pagar. Saat saya baru memasuki halaman kantor BKSDA, terlihat dua orang pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama sedang asyik berselfie ria di samping bunga.

Berbagai ekspresi diperagakan mereka berdua, mulai dari ekspresi cemberut, tersenyum hingga tertawa lepas. Sehingga siapapun yang melihatnya akan tersenyum sendiri dengan tingkah mereka di depan bunga langka dan dilindungi undang-undang tersebut. Sesekali mereka saling bergantian berfoto sambil mendekati bunga.
"Ini baru dibuka pagi ini mas, kemaren ditutup pakai seng oleh orang BKSDA. Karena sudah mulai mekar makanya dibuka, bagus banget mas untuk tempat selfie," katanya menyambut kedatangan saya.
Setelah itu saya masuk ke gedung BKSDA untuk menemui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu, Jajak Mulyana, S.Sos. Sayapun disambutnya didampingi oleh Kepala KPHK Winarso dan mengobrol di ruang kerja Jajak Mulyana. Sambil menikmati dinginnya air mineral, kamipun mulai berbincang tentang keberadaan puspa langka di depan kantor mereka itu.

Jajak menceritakan tanaman langka ini sebenarnya tidak asing lagi berada di lokasi itu, karena mereka sudah menanam bonggolnya sejak tahun 2009 lalu. Bahkan hampir setiap tahunnya selalu mekar dengan ketinggian lebih dari 2 meter seperti itu. Mereka sengaja menanamnya supaya mudah dijangkau jika ada pelajar atau mahasiswa dan pihak lainnya yang ingin mengenal, mempelajari atau melakukan penelitian.

Mengingat keberadaan bunga jenis Amorphophallus Titanum raksasa ini sudah sangat langka. Biasanya bunga ini hanya tumbuh di lokasi dengan curah hujan yang tinggi atau tempat lembab. BKSDA sendiri sebenarnya juga melakukan pengembangan di kawasan hutan cagar alam pagar gunung I hingga V di Kabupaten Kepahiang. Sedangkan untuk di RL kawasan cagar alam mereka di wilayah Air Terjun Suban Air Panas, Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur.
"Ini tidak tertutup, siapapun yang mau melihat atau menelitinya silahkan asalkan jangan dirusak atau dipindahkan. Kita ingin memberikan pendidikan kepada generasi penerus kita, supaya mereka bisa dengan mudah melihat puspa langka yang dilindungi oleh PP Nomor 7 tahun 1999 ini," papar Jajak.

Jajak berharap seluruh masyarakat ikut serta menjaga dan memelihara tumbuhan dan juga hewan-hewan dilindungi lainnya. Supaya generasi penerus kita bisa melihatnya. Karena saat ini sudah banyak flora dan fauna yang telah punah akibat ulah manusia yang melakukan perburuan dan perusakan lingkungan sekitar.

Hingga saya pulang dari kantor BKSDA masih ada beberapa orang yang terus berdatangan untuk menyaksikan bunga langka tersebut atau sekedar untuk berfoto. (**)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Bunga Bangkai Mekar di Pusat Perkantoran Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai