Thursday, 8 December 2016

UMP Bengkulu Belum Final

Ilustrasi
 BENGKULU RPP - Meskipun Gubernur Bengkulu Dr H Ridwan Mukti sudah menyetujui besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2017 sebesar Rp 1.730.000 per bulan mulai Januari 2017 mendatang. Namun, UMP tersebut belum final diberlakukan, karena masih ada penolakan dari pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bengkulu. 

Dikatakan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Bidang Pemeritahan dan Hukum Iskandar ZO, Dinas Tenaga Kerja masih melakukan pembahasan bersama Dewan Pengupahan untuk menentukan besaran UMP.
"Pemerintah tidak mau terburu-buru dalam menetapkan besarannya. Kita melihat kondisi kekinian, sebab harus ada kesepakatan bulat antara pengusaha, pekerja dan pemeritah," kata Iskandar ZO, Rabu (7/12).

Ia mengatakan, besaran UMP akan mempertimbangkan kondisi perekomian Bengkulu dan laju inflansi. Besar kemungkinan UMP tidak jauh dari yang sudah ditetapkan sebelumnya yakni Rp 1.730.000.
"Ya, kita lihat dulu hasil pembahasannya," katanya.

Besaran UMP tahun 2017 naik sebesar 8 persen dari nilai upah pada 2016 sebesar Rp 1.605.000 per bulan. Besaran UMP tersebut sudah ditetapkan Gubernur Bengkulu, H Ridwan Mukti melalui Surat Keputusan Gubernur.

Angka UMP ini berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan yang beranggotakan perwakilan pekerja di bawah SPSI, pengusaha di bawah naungan Apindo dan pemerintah daerah.
"Setelah disahkan, berapa finalnya besaran UMP ini baru kita sosialisasikan kepada kabupaten/kota,' tutupnya.(rsi)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: UMP Bengkulu Belum Final Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai