Friday, 9 December 2016

Mantan Ketua PN Divonis 7 Tahun Penjara

Ilustrasi
BENGKULU RPP - Mantan Ketua Pengandilan Negeri (PN) Kepahiang Janner Purba SH dan Hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu, Toton SH divonis 7 tahun penjara, serta membayar denda Rp 500 juta Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan, oleh Majelis Hakim Tipikor Bengkulu, Kamis (8/12) di Pengadilan Tipikor Bengkulu.

Keputusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu, Bambang Pramudwiyanto SH MH didampingi Hakim Anggota Jonner Manik SH MH dan Rahmat SH, memutuskan Janner dan Toton terbukti menerima uang suap dari dua terdakwa untuk kasus uang honor pembina RUSD M Yunus yakni Edi Santoni dan Safri.
"Mereka sudah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Bambang.

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum KPK, dengan tuntutannya selama 10 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 4 bulan kurungan. 

Sementara itu, Panitera Pengganti Badaruddin Bahsin alias Billy yang bertindak sebagai perantara, dihukum 4 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 4 bulan kurungan.

Sebelumnya, Billy dituntut 7,5 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 4 bulan kurungan.
Sedangkan dua orang terdakwa yang bertindak sebagai penyuap hakim juga dijatuhi vonis oleh hakim ketua. Yakni Edi Santoni dan Syafri divonis 4 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 300 juta subsider 3 bulan penjara. Edi dan Syafri sebelumnya dituntut 5 tahun penjara dengan denda Rp 300 juta, subsider 3 bulan penjara.
“Mengadili, menetapkan kedua terdakwa masing-masing atas nama Edi Santoni dan Syafri dijatuhkan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara denda Rp 300 juta subsidiar 3 bulan kurungan,” ujar Bambang.
Setelah mendengarkan putusan, Janner tidak banyak komentar. Ia langsung menghampiri keluarganya yang ikut mengikuti jalannya sidang dan menerima bungkusan roti di tangannya.
Saat diminta tanggapan, Janner hanya berujar akan mempertimbangkan putusan majelis hakim.
"Pikir-pikir dulu," katanya.  

Untuk diketahui, Janner Purba dan Toton tertangkap tangan oleh KPK setelah menerima suap Rp 150 juta dari dua terdakwa kasus pembina RSUD M Yunus yang saat itu tengah ditanganinya, Senin (23/5) dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Selasa (24/5) lalu.(rsi)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Mantan Ketua PN Divonis 7 Tahun Penjara Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai