Tuesday, 8 November 2016

Pakdin Dikurangi, Dewan Protes

Plt Sekwan RL Heriyadi SH MM meberikan keterangan terkait pengadaan pakaian dinas Anggota DPRD RL Foto: Buyono Radar Pat Petulai.
CURUP RPP - Salah satu anggota DPRD RL Irawan Effendi SE mengaku keberatan dengan adanya pengurangan jumlah pakaian dinas (pakdin) yang mereka terima dari sekretariat dewan. Alasannya, selain memang sudah dianggarkan di APBD, untuk pengadaan pakdin dewan juga sudah diatur dalam peraturan pemerintah (PP).

Dijelaskan, sesuai PP pakdin yang harusnya mereka terima yakni PSH dua stel dan PSR satu stel. Tapi kenyataanya dewan hanya menerima masing-masing satu stel (PSH dan PSR) ditambah dengan satu lembar kemeja batik. “Kami menganggap tidak ada transparansi anggaran oleh sekretariat ini," ketus anggota Fraksi NasDem tersebut.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD RL Heriyadi, SH, MM membenarkan adanya anggaran pengadaan pakaian anggota DPRD RL. Tapi ia mengaku tidak mengetahui persis berapa jumlah dan harga per potongnya.

Dijelaskan Heriyadi, memang sesuai dengan PP tiap anggota dewan harus mendapatkan dua stel PSH dan satu stel PSR setiap tahunnya. Namun karena keterbatasan kemampuan anggaran maka satu anggota dewan hanya dibuatkan satu stel PSR dan satu stel PSH ditambah dengan satu lembar baju batik. “Itu juga sudah ada kesepakatan anggota dewan saat rapat beberapa waktu lalu di ruang ketua," tegasnya.

Namun untuk lebih jelasnya, ia meminta agar wartawan menanyakan langsung dengan KPA (Kuasa Pemegang Anggaran) yakni Kabag Umum Setwan Matsri SH. "Saya disini juga baru, sifatnya hanya meneruskan yang lama saja. Jumlah pastinya baju itu untuk 30 anggota dewan, 4 eselon III di Setwan dan 1 untuk Sekwan," tandasnya.

Sementara Kabag Umum Setwan, Matsri, SH didampingi bendahara kegiatan pengadaan baju, Boby Miryanto ketika ditemui di ruang kerjanya menjelaskan untuk pengadaan pakaian dinas 30 anggota DPRD RL sudah dianggarkan sebesar Rp 400 juta di APBD 2016. Dari dana tersebut, satu anggota dewan dialokasikan sebesar Rp 5 juta untuk pembuatan satu baju batik, satu stel PSH dan satu stel PSR. Rinciannya, untuk baju PSR dan PSH masing - masing Rp 2.050.000 sampai Rp 2.150.000 per stel  dan untuk batik seharga Rp 700 ribu. "Kegiatan pengadaan baju dinas telah dilaksanakan dan ada sebagian yang sudah jadi. Hanya tinggal baju batik dewan yang belum,” ujarnya. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Pakdin Dikurangi, Dewan Protes Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai