Sunday, 20 November 2016

Bayar Pajak Kendaraan Harus Pakai KTP Asli

Ilustrasi
CURUP RPP – Dalam perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau lebih dikenal pembayaran pajak kendaraan, selain membawa STNK asli juga harus disertakan KTP asli pemilik yang sesuai tertera pada STNK atau BPKB kendaraan. Hal ini ditegaskan Kepala Unit Samsat RL, Johan Arifin, SH, MM.

Menurut Johan aturan pembayaran pajak harus disertakan KTP asli pemilik ini sesuai dengan peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2015 dan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 tahun 2012. Perpres Nomor 5 Tahun 2015 Pasal 11 menyebutkan regitrasi kendaraan harus mengisi formulir dengan dilengkapi BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), STNK dan KTP asli atas nama yang terdaftar di STNK tersebut. Begitu juga dengan Perkap Nomor 5 tahun 2012 Pasal 4 menyebutkan, pengurusan STNK dengan mengisi formulir juga dengan persyaratan BPKB, STNK dan KTP asli.
"Sebenarnya aturan ini telah ada sejak lama dan saat ini kembali kita terapkan pada pengguna kendaraan di wilayah RL dalam hal pembayaran pajak," kata pria yang akrab disapa Jojo ini.

Diakui, sebelumnya memang diberi keringanan untuk pembayaran pajak boleh tidak menggunakan KTP asli sesuai dengan STNK. Namun kali ini tidak bisa lagi, sebab ini wajib diterapkan untuk mengetahui kepastian hukum kepemilikan kendaraan. "Selain dari itu tujuan dari adanya aturan ini yakni menginventarisir data kepemilikan kendaraan," terang Jojo.

Karena itu, bagi warga yang memiliki kendaraan namun atas nama orang lain, sementara pemilik sebelumnya tidak diketahui lagi keberadaannya atau telah meninggal dunia, maka pemilik kendaraan harus melakukan Bea Balik Nama (BBN). "Untuk BBN cukup dengan membawa STNK asli, BPKB asli sebagai syarat utama. Dalam pengurusannya tidak perlu membawa KTP pemilik yang lama," tutup Jojo. (ben)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Bayar Pajak Kendaraan Harus Pakai KTP Asli Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai