Monday, 7 November 2016

25 Ha Sawah Terancam Kekeringan

Foto: Arpan Radar Pat Petulai
LEMBAK RPP - Sepanjang 500 meter saluran irigasi Air Ketapang di Desa Belumai 1 Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) mengalami kerusakan serius. Di setiap titik dinding dan lantai irigasi sudah hancur dan bodor.  Akibatnya, sekitar 25 hektar lahan persawahan di wilayah ini terancam akan mengalami kekeringan.

Informasinya, kerusakan irigasi ini sudah berlangsung cukup lama. Warga para pemilik lahan mengaku pernah menyampaikan persoalan tersebut ke petugas BPP atau PPL, termasuk kepada Kepala Dinas Pertanian Rejang Lebong. Sayangnya, aspirasi masyarakat petani itu sampai sekarang belum terakomodir.

Salah seorang PPL setempat, Parmin membenarkan jika irigasi di areal persawahan Desa Belumai 1 itu mengalami kerusakan yang cukup parah. "Lihat saja sendiri, lantai dan dindingnya sudah pada rusak semua," kata Parmin saat mendampingi Sekretaris BP4K RL membagikan obat hama tikus di Belumai 1 beberapa hari lalu.

Parmin mengaku, pihaknya juga pernah menyampaikan persoalan petani desa tersebut ke Dinas Pertanian RL melalui proposal. Namun sampai saat ini belum ada jawaban serius. "Untuk sementara ini memang tak ada kendala air bagi petani, mengingat saat ini sedang berlangsung musim hujan. Tapi jika nanti sudah masuk musim kemarau, saya yakin wilayah ini akan kekeringan, karena kesulitan mendapat air," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris BP4K RL Armansyah SP yang meninjau langsung kondisi tersebut, langsung menghubungi pihak Dinas Pertanian RL. Dalam pembicaraan via telepon seluler tersebut, Armansyah meminta pihak Dinas Pertanian melakukan survei ke lokasi dan berupaya menganggarkan dana untuk perbaikan irigasi tersebut. "Dan kepada para petani melalui PPL dan BPP, saya minta untuk membuat proposal, nanti saya dampingi mengajukannya ke Dinas Pertanian," pungkasnya. (sr5)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: 25 Ha Sawah Terancam Kekeringan Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai