Thursday, 13 October 2016

Masih Ada Klinik Tanpa UKL-UPL

Ilustrasi
CURUP RPP – Menjamurnya klinik-klinik kesehatan di Kabupaten Rejang Lebong (RL) ternyata belum seluruhnya memiliki UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup). Hal ini diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) RL, Lensiana, S.Sos melalui Kasubid Amdal, Perizinan dan Pelestarian Lingkungan Hidup, Andi Wijaya, ST.

Menurutnya, UKL - UPL tersebut merupakan dokumen pengelolaan lingkungan hidup bagi rencana usaha dan atau kegiatan yang tidak wajib AMDAL dan UKL-UPL diatur sejak diberlakukannya PP 51/1993 tentang AMDAL. UKL - UPL sendiri merupakan kegiatan berskala sedang dengan dampak tidak begitu besar, selengkapnya diatur dalam Perbup nomor 12 tahun 2013. "Sudah banyak klinik yang memiliki UKL UPL jumlahnya sekitar 95 persen dari jumlah klinik yang ada sekarang. Jadi masih ada beberapa klinik saja yang belum memiliki UKL - UPL," ungkap Andi.

Sayangnya, Andi yang ditemui oleh RPP saat berada di sebuah hotel di kawasan Talang Rimbo Lama setelah mengikuti sebuah kegiatan itu mengaku lupa daftar nama-nama klinik tersebut. Ia hanya menjelaskan, bahwa dokumen lingkungan itu ada tiga, yakni dokumen AMDAL. Ini berlaku untuk kegiatan usaha yang dampaknya besar. Kemudian UKL-UPL dengan skala sedang dan SPPL atau kegiatan yang kecil seperti bengkel.
"Kalau di Rejang Lebong ini masih banyak pertambangan yang belum memiliki dokumen lingkungan. Sedangkan untuk bengkel dan usaha kecil lainnya yang mengurus SPPL sudah banyak. Tapi kalau permasalahan seperti klinik ini kebanyakan mereka hanya memiliki IPAL manual, karena IPAL ini mahal jadi mereka kebanyakan hanya membuat sumur yang kedap sehingga tidak bocor atau mencemari kelingkungan sekitarnya. Memang boleh, tapi akan lebih baik jika menggunakan IPAL yang memang bagus, sehingga kendati di lingkungan pemukiman penduduk tidak berdampak negatif," tandas Andi.

Andi menambahkan, beberapa rujukan aturan mengenai lingkungan hidup tersebut diantaranya UU Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, PP nomor 27 tahun 2012 tentang izin lingkungan, Permen Lingkungan Hidup Nomor 16 tahun 2012 tentang penyusunan dokumen lingkungan, Permen Lingkungan Hidup Nomor 5 tahun 2012 tentang jenis rencana kegiatan yang harua dilengkapi dengan Amdal dan Permen Lingkungan Hidup Nomor 8 tahun 2013 tentang Tata Cara Pemeriksaan dan Penerbitan izin lingkungan. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Masih Ada Klinik Tanpa UKL-UPL Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai