Wednesday, 19 October 2016

Harga Gas Melon Terus Naik

Kebijakan Pemerintah Dianggap Membingungkan


CURUP RPP – Sulitnya mendapatkan gas melon menyebabkan harga jual ditingkat pengecer terus melonjak naik. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun RPP di beberapa pengecer, harga gas ukuran 3 kilogram (Kg) sudah berada diangka Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu. Padahal harga normal biasanya hanya Rp 18 ribu per tabung. Hal ini diakui Hasan (42), salah satu pengecer gas di Kelurahan Air Rambai, Curup.

Menurut dia, selain harga yang naik, pasokan gas di warungnya juga dikurangi oleh agen, dari biasanya 10 tabung menjadi 6 tabung. "Harganya naik, sekarang kita jualnya Rp 22 ribu namun barangnya juga tidak ada. Kemarin diantar agen 6 tabung sekarang sudah habis," katanya.

Hal yang sama dikatakan oleh Yuni (35) pengecer di Kelurahan Cawang Baru, Selupu Rejang. Menurut Yuni, diwarungnya sudah tidak lagi diantari gas melon oleh agen sejak seminggu terakhir. "Kata agennya pasokan dari Pertamina kurang makanya tidak sampai ke sini pembagiannya. Katanya sih naik, tapi nggak tahu juga, soalnya kita tidak punya stoknya," aku Yuni.

Sementara itu, wacana penggantian gas ukuran 3 Kg menjadi 5 Kg untuk kalangan ekonomi menengah mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Dikatakan oleh Vita (26), sebagai ibu rumah tangga menurutnya kebijakan itu sangat membingungkan. Apalagi saat ini masyarakat Indonesia pada umumnya sudah memiliki tabung gas ukuran 3 Kg.
"Kalau harus membeli lagi tabung gas ukuran 5 Kg tentu memberatkan. Terus mau dikemanakan tabung gas yang 3 Kg ini. Selain itu bagaimana cara pemerintah untuk mengawasi bahwa penyaluran atau penjualan tabung gas baik ukuran 3 Kg, 5 Kg dan 12 Kg itu benar-benar tepat sasaran. Tentu akan susah membedakan ekonomi masyarakat jika bukan tetangga atau yang benar-benar tahu kehidupannya," kata Vita.

Pendapat serupa juga dikatakan oleh Fani (46), saat ditemui RPP di objek wisata DMHB. Menurutnya langkah pemerintah mengganti gas ukuran 3 Kg dengan 5 Kg dengan cara melakukan pengurangan pasokan itu dianggap kurang efektif. Karena setiap ukuran tabung gas tersebut memiliki pangsa pasar tersendiri.
"Silahkan saja kalau mau memproduksi dan memasarkan gas ukuran 5 Kg, tapi seharusnya pasokan untuk yang 3 Kg ini jangan dikurangi. Sehingga kami tidak kesulitan mencarinya. Katanya kita disuruh pakai gas dengan mengurangi hampir habis minyak tanah, sekarang gas melon dikurangi juga terus sebenarnya kita ini disuruh masak pakai apa?, harusnya pemerintah mengerti itu," kata ibu rumah tangga ini. (yon)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Harga Gas Melon Terus Naik Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai