Sunday, 2 October 2016

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Kematian

KCP BPJS Ketenagakerajaan Curup mendampingi Kepala BPMPD RL Drs Mohamad Rizal menyerahkan klaim kematian kepada salah satu pesertanya warga Desa Duku Ilir Kecamatan Curup Timur. Foto: Buyono Radar Pat Petulai.
CURUP RPP - Kamis (29/9), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Perintis Rejang Lebong (RL), menyerahkan klaim jaminan kematian terhadap pengguna layanan BPJS Ketenagakerjaan, alm Iskandar Abu warga Desa Duku Ilir Kecamatan Curup Timur, yang meninggal 100 hari lalu karena sakit, sebesar Rp 24 juta. Penyerahan klaim disampaikan secara simbolis oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMPD) RL Drs Mohamad Rizal disaksikan para kades se-RL.

Kepala Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan RL, Drs Bambang Purwadjatmika menjelaskan, sampai saat ini peserta BPJS penerima upah ada sekitar 4.320 orang dan yang bukan penerima upah 1.652 orang. Sebanyak 1.401 di antaranya bergabung melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Kejora di bawah binaan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu. Sedangkan saat ini masih melakukan proses klaim kematian terhadap 4 orang lainnya.
"Jadi ini merupakan bukti riil, klaim kami benar-benar dibayarkan. Dibayarkan langsung ke rekening ahli waris tanpa potongan karena langsung ke rekening. Almarhum meninggal karena sakit, maka yang kita berikan Rp 24 juta, sedangkan kalau meninggal karena kecelakaan kerja Rp 84.600.000," jelas Bambang.

Ia menambahkan, seharusnya para perangkat desa, mendaftar ke BPJS baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Kalau untuk perangkat desa iurannya per bulan Rp 10.800. Terdiri dari iuran klaim kecelakaan kerja Rp 4.800 dan klaim kematian Rp 6.000. Sedangkan untuk peserta BPJS kategori bukan penerima upah senilai Rp 54.800, terdiri dari iuran kecelakaan kerja Rp 22.800 dan jaminan hari tua sebagai tabungan yang akan dikembalikan kepada peserta Rp 32.000.
"Kalau ada yang mau mendaftar atau mengurus klaimnya, bisa datang langsung ke BPJS Ketenagakerjaan RL di Jalan Soeprapto Talang Rimbo Lama, Curup Tengah. Kemudian jika ada desa yang mau kita sosialisasikan, silahkan undang kami. Kami siap datang memberikan penjelasan kepada masyarakat, supaya warga kita selalu dalam jaminan badan penyelenggara," tukasnya.

Sementara, Kepala BPMPD RL, Drs Mohamad Rizal menyatakan sangat mendukung program tersebut. Bahkan menurut Rizal, sudah seharusnya para perangkat desa dan kelurahan mengikuti atau menjadi peserta BPJS tersebut. Sehingga dalam setiap tugasnya selalu dalam lindungan BPJS.
"Ini prpgram yang sangat bagus dan memang sudah semestinya diikuti perangkat desa, kelurahan dan masyarakat. Karena di sana pengelolaanya jelas, jaminanya jelas dan tidak ada ruginya bagi peserta. Saya sangat mendukung jika memang program ini disosialisasikan ke seluruh masyarakat RL melalui kades dan lurah," ujar Rizal.

Sedangkan ahli waris almarhum Iskandar Abu, Roncana Wati, yang tidak lain adalah istrinya, menyampaikan terima kasihnya terhadap klaim yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi saat itu suaminya baru ikut sebagai peserta BPJS beberapa minggu, melalui program pembiayaan gratis selama tiga bulan oleh Bank Bengkulu Cabang Curup.
"Kami sangat berterimakasih dengan BPJS Ketenagakerjaan Rejang Lebong. Karena uang Rp 24 juta itu sangat bermanfaat buat kami yang ditinggalkan. Padahal waktu itu kartunya belum diserahkan, karena baru beberapa minggu mendaftar. Jadi kartunya baru jadi setelah uang itu ditransfer ke rekening saya selaku ahli warisnya. Kami sangat berterima kasih atas bukti nyata manfaat BPJS Ketenagakerjaan ini," pungkasnya. (yon/krn)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Kematian Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai