Thursday, 22 September 2016

Bocah Ingusan Cabuli Murid SD

Ilustrasi
LEBONG UTARA RPP - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini pelakunya juga masih tergolong anak-anak, sebut saja Sebong (13). Peristiwa itu terjadi Selasa (20/9) sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah hukum Polsek Lebong Utara. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Lebong Utara pasca menerima laporan orangtua korban.

Kapolres Lebong AKBP Zainul Arifin SE MH didampingi Kapolsek Lebong Utara AKP Pahotan Panjaitan melalui Kanit Reskrim Ipda Kuat Santosa SH menerangkan, berkaitan dengan kasus tersebut, saat ini tersangka Sebong sudah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Dari informasi yang didapat wartawan, peristiwa bejat itu terjadi pada saat korban sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah (SD, red). Korban tidak sendirian, melainkan bersama laki-laki teman sekelasnya. Tak lama kemudian korban dicegat pelaku dan memberinya buah jambu, sembari mengajak korban ke arah kebun karet yang ada di sekitar lokasi. Meski korban menolak, namun pelaku memaksa dengan menarik tangan.

Pada saat itu, kedua teman laki-laki korban tetap ikut dari belakang. Namun keduanya diperintahkan tidak berisik, bahkan diancam akan dipukul jika berisik.

Sesampainya di kebun karet, pelaku memaksa korban berbaring. Lantaran diancam akan dipukul, korban terpaksa menuruti perintah pelaku. Selanjutnya, terjadilah peristiwa biadab tersebut.

Di bagian lain, di waktu yang hampir bersamaan, ibu korban yang cemas anaknya belum pulang sekolah, berupaya menjemput anaknya di sekolah. Namun di tengah jalan, ibu korban bertemu orangtua salah satu teman anaknya, dan menyampaikan jika korban bersama teman-temannya berjalan mengarah ke kebun karet. Ibu korban pun langsung menyusul ke arah yang ditunjuk ibu temannya itu. Di kebun karet itu, ibu korban terus mencari sembari berteriak memanggil nama anaknya.

Dan ternyata, teriakan ibu korban ini terdengar oleh pelaku yang kala itu sedang menggagahi korban. Spontan pelaku menghentikan aksinya dan langsung melarikan diri. Namun sebelum pergi, pelaku mash sempat mengancam korban dan 2 temannya untuk tidak berteriak apalagi menceritakan peristiwa yang terjadi. Setelah itu, korban dan teman-temannya keluar kebun karet dan bertemu dengan ibunya.
Ibu korban baru mengetahui anaknya menjadi korban pemerkosaan setelah sampai di rumah. Tak terima, orangtua korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Lebong Utara untuk diproses secara hukum.

Pernah Melakukan Perbuatan Serupa
Sementara itu, kepala desa tempat dimana keluarga korban menetap tinggal menerangkan jika pelaku yang sudah putus sekolah ini memang dikenal nakal di desa ini. Pelaku juga dikabarkan sering memalak atau memeras anak-anak SD yang tinggal di desa tersebut. Bahkan, perbuatan serupa juga pernah dilakukan pelaku kepada salah seorang anak yang masih tergolong keluarganya sendiri. "Pada saat itu, pelaku membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya," kata Kades.

Terkait kasus ini, termasuk soal keresahan masyarakat atas ulah pelaku, pihaknya akan bermusyawarah dengan perangkat desa. "Pelaku tinggal bersama kedua orangtua dan adiknya. Kalau keluarga korban saya kurang tau persis, karena dari informasi yang saya dapat, mereka pindahan dari Desa Semelako dan hingga saat ini belum pernah melapor ke perangkat desa," pungkas Kades.
(kif)

  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: Bocah Ingusan Cabuli Murid SD Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai