Wednesday, 24 August 2016

77 Bank dan Kantor Pos Layani Pembayaran Paspor

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu, Rafli SH, saat jumpa pers. Foto: Romi Radar Pat Petulai.
BENGKULU RPP - Mulai 1 September 2016 nanti, bagi masyarakat yang ingin membuat paspor untuk berpergian ke luar negeri, proses pembayarannya tidak hanya disatu bank atau hanya di BRI saja.  Tetapi saat ini, pembayarannya sudah bisa dilakukan di 77 bank pemerintah, daerah maupun bank swasta, serta di Kantor Pos, dengan sistem pembayaran online.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu, Rafli SH mengatakan, beberapa bank yang melakukan kerja sama dengan Kantor Imigrasi di antaranya, BRI, BNI, Mandiri, BCA, CIMB Niaga, Citi Bank, Bank Muamalat, Bank Mayapada, BTN, BTPN, UOB, Arta Graha dan sebagainya.
"Pada 18 Agustus lalu ada surat dari Dirjen Imigrasi, ditujukan kepada seluruh Kanwil Imigrasi se-Indonesia. Berkaitan dengan identifikasi pembayaran pembuatan paspor melalui sistem online. Selama ini, pembayaran paspor hanya melalui BRI saja. Sementara kita tahu, di setiap provinsi ada bank daerah dan Pos Indonesia. Karena itu, mulai 1 September nanti pembayarannya bisa dilakukan di 77 bank dan Kantor Pos," ujar Rafli.

Dengan mengunakan sistem pembayaran PNBP Paspor RI online, tentu sangat memudahkakn bagi calon pemegang paspor. Dengan sistem pembayarannya ada melalui teler, ATM, Internet Banking, Mobil Banking dan ICB dan khusus ICB baru ada di Jakarta. Fasilitas pembayaran ini tergantung kesiapan masing-masing bank.
"Kalau untuk bank daerah, saat ini Bank Bengkulu baru menggunakan transaksi melalui teler, belum bisa mengunakan internet banking dan mobile banking," terangnya.

Terkait dengan biaya pengurusan paspor, untuk paspor biasa 24 halaman, bukunya saja Rp 300 ribu, ditambah biaya pengambilan geometrik Rp 50 ribu dan sidik jari Rp 5.000. Serta saat pembayaran di bank ditambah Rp 5.000 jadi totalnya Rp 360.000.
"Masih ada masyarakat yang bertanya, mengapa bayar di bank biaya pembuatan paspor Rp 360.000, artinya Rp 5.000 biaya admistrasi bank, baik melalui teler maupun ATM," jelasnya.

Mengapa pembayaran dialihkan ke pihak ke 3, menurutnya, hal tersebut untuk melakukan transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola  keuangan negara dan ini rasa tanggung jawab terhadap negara guna mewujudkan pemerintahan yang bersih. "Imigrasi tidak lagi mengelola uang itu sudah berlaku sejak tahun 2013 lalu dan imigrasi hanya bekerja saja, masalah keuangan itu urusan bank. Nanti setelah ada slip stor baru kita proses untuk menerbitkan paspornya," paparnya.

Ditambahkan Rafli, selama ini ada anggapan jika paspor RI adalah milik perorangan. Padahal bukan milik perorangan, melainkan  dipinjamkan oleh negara kepada seseorang yang akan berpergian ke luar negeri untuk kurun waktu 5 tahun, dan suatu saat paspor bisa ditarik kembali, apabila yang bersangkutan melanggar kewargangaraan. Terkena cekal (cegah tangkal). Serta paspor tidak bisa dipinjamkan kepada orang lain.
"Orang yang tersangkut masalah hukum, seperti melakukan korupsi, kejahatan melawan negara, melarikan diri ke luar negeri, secara otomatis paspornya kita cabut. Nanti untuk memulangkannya kembali ke Indonesia ada paspor sementara," terangnya.(rsi)
  • Komentar via G+
  • Komentar via Facebook
Item Reviewed: 77 Bank dan Kantor Pos Layani Pembayaran Paspor Rating: 5 Reviewed By: Radar Pat Petulai